AKU BUKAN PENGECUT!
- Details
- Category: gudang cerita
- Published on Monday, 09 January 2012 15:00
- Written by Super User
- Hits: 323
Pada suatu hari, Singa, si raja hutan jatuh sakit. Berbagai cara dilakukan untuk menyembuhkan dirinya, namun tiada ada obat yang mujarab. Selain sakit nya yang berat, Singa juga sudah tua. Semangat Singa untuk berobat pudar dari hari ke hari.
Berita mengenai sakit raja hutan tersebar ke seantero hutan. Sahabat sahabatnya tentu merasa sangat sedih mendengar berita ini. Namun, ada juga binatang yang tidak tersentuh dengan berita tersebut. Menurut mereka, Singa adalah raja yang kejam selama memegang tampuk pimpinan. Justru mereka merasa lega jika sang raja sakit.
Pada suatu hari, tersebar berita Singa, si raja hutan, tubuhnya semakin lemah. Maka banyak binatang datang berkunjung ke rumah Singa. Ada yang menyerahkan makanan agar menguatkan tubuh Singa, ada yang hanya memandang dari jauh saja, ada juga yang menangis dan mendoakan agar Singa diberi kekuatan untuk hidup lebih lama.
Hari hari Singa menghadapi ajalnya semakin dekat. Tiada ada obat yang mampu menyembuhkan sakitnya. Pada saat yang menyedihkan seperti itu, datanglah sekelompok binatang berkunjung ke rumah Singa.
Kerbau datang, dan langsung menyeruduk perut Singa yang lemah, sambil berkata, “Inilah balas dendamku Singa yang kejam!”. Singa mengerang pilu.
Serigala meninju kepala Singa, sambil bergumam,”Rasakan tinjuku Singa tua!”. Singa pun mengaduh.
Anjing tidak mau kalah, ia menyabet buntutnya kearah wajah Singa, sambil berteriak,”Aku muak dengan kau Singa!”.
Dan, masih banyak bintang datang melampiaskan marah terpendam pada sang raja hutan, Singa yang tengah terkulai lemah. Dan, Singa tidak berdaya menghadapi mereka semua.
Burung Cendrawasih hanya memandang dari jauh dengan wajahnya yang teduh. Ia tidak bergerak bergabung dengan binatang yang sedang sibuk balas dendam. Mengapa?
“Karena, aku bukan pengecut! Menyiksa lawan, pada saat ia sedang tidak berdaya!” jawab Burung Cendrawasih dengan satria dan ia pun berjalan pulang.
Catatan:
1. Judul asli “The Sick Lion”, koleksi Aesop’s Fable.
2. Cerita ini pernah di uji coba kan pada murid kelas 2 SD di sebuah sekolah swasta dalam rangka Penanggulangan Bahaya Bullying Pada Anak Remaja.

